Menikah....
Gyeolhon...
Apakah aku akan mengalami itu? Sepertinya itu kata-kata yang amat sangat keramat. Mungkit itu seperti kata-kata kematian. Kadang merasa menggebu-gebu, kadang merasa enggan.
Aku tak tahu,
Sepertinya untuk saat ini aku belum. Entah esok...
Mungkin ada seorang yang akan mengajakku
Entahlah...
Sebenarnya bukan karena aku tidak mempercayai diriku kepadamu, namun aku yang sangat tidak mempercayai diriku bisa dimiliki olehmu. Bukan karena aku takut menyerahkan hidupku padamu, aku hanya takut akan kekecewaanmu padaku.
Aku masih belum benar-benar percaya seseorang bisa menerima aku apa adanya. Aku masih belum menemukan yang seperti itu. Mungkin itu yang masih membuat aku ragu. Ragu untuk melangkah, ragu untuk mempercayai sepenuhnya, ragu untuk menyerahkan seluruh hidupku kepada orang lain (kecuali ibuku).
Ya Allah...
Engkaulah pemilik hati setiap hamba-Mu...
Bukakanlah hatiku untuk bisa ikhlas menerima apa yang Engkau kasih kepadaku yang penuh dengan kekurangan ini.
Engkaulah yang maha membolak balik kan hati manusia.
Menikah itu sunnah yang kau anugerahi kepada hambaMu...
Maka, berikanlah yang terbaik untuk hambaMu ini yang sedang dalam gundah gulana atas ibadah yang kau anjurkan...
Semoga Engkau membukakan hatiku, pikiranku, untuk bisa memantapkan pilihanku nantinya Ya Allah Yang Maha Rahman dan Rahim...
Semoga sesuatu yang baik yang Engkau pilihkan untukku. Untuk menemani seluruh hidupku dunia akhirat. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar